.

Sinopsis Drama Korea The K2 Episode 6

Sinopsista.Com - Sinopsis Drama Korea The K2 Episode 6

Drama Korea The K2 Episode 1

Baca episode sebelumnya The K2 Episode 5

Episode 6

            Di sebuah basement, K2 melewati lorong. Dia membuka sebuah pintu dan mendapati Choi Yoo Jin sedang rapat dengan anak buahnya. Tidak lama setelah itu, dia memamerkan kecanggihan basement miliknya itu. Dia mengenalkan sebuah sistem informasi yang dimiliki oleh JSS. Dia menyebutnya dengan Nona Cermin. Hanya dengan bertanya kepada Nona Cermin, dia akan mampu menemukan jawaban dari semua hal.

            K2 pun bertanya mengenai kematian Raniya, kekasih K2 selama di Timur Tengah. Namun, tidak ada informasi yang bisa diberikan mengenai kematian Raniya. Choi Yoo Jin meminta Nona Cermin untuk meningkatkan pencarian dua kali lipat. Dan akhirnya ditemukan sebuah informasi bahwa Raniya dibunuh lantaran menjadi penerjemah rahasia antara Park Kwan Soo dan Abdul Omar.

            Melihat ekspresi K2, Choi Yoo Jin menyimpulkan jika Raniya adalah kekasih K2. Dengan demikian dia juga mengetahui alasan K2 bergabung di JSS adalah untuk membalas dendam atas kematian kekasihnya.

            Sementara itu, Anna yang mendengar K2 tidak berada di ruang pengawasan mencoba untuk melarikan diri. Dia memasukkan obat tidur ke minuman pengawalnya. Kemudian dia menyamar sebagai seorang pengawal sehingga dapat keluar dari rumah dengan aman.

            Dia pergi mendatangi tempat tinggalnya semasa ibunya masih hidup. Dia berdiri di luar pagar rumah dan mengingat masa kecilnya bersama ibunya. Di sepanjang jalan menuju rumahnya bayangan akan masa kecilnya pun sering melintas. Hingga akhirnya langkahnya terhenti di depan studio poto. Dia melihat poto masa kecilnya bersama ibunya dipajang di sebuah etalase studio poto tersebut.

            Dia pun memberanikan diri untuk masuk dan mencari tahu mengenai fakta kematian ibunya. Dari pemilik studio tersebut, Anna mengetahui jika ibunya adalah seorang bintang film. Dan pria itu juga memberi tahu jika ada seorang wanita yang mengenal ibu Anna.

            Anna yang mengetahui fakta tersebut langsung mencari keberadaan wanita yang dimaksud. Di sebuah rumah sakit tempat wanita itu dirawat, Anna mencoba menemui wanita tersebut. Namun sayang wanita itu mengalami gangguan saraf. Tidak ada yang bisa dia katakana selain meminta makan.

            Anna pun tidak menyerah dia mencoba mengingatkan wanita tersebut dengan mengenalkan namanya. Tiba-tiba wanita itu berkata, “Kau harus buru-buru membawa Anna pergi, Choi Yoo Jin tahu segalanya, dia akan membunuhmu dan Anna. Cepat pergi!” Anna semakin yakin jika ibunya dibunuh oleh Choi Yoo Jin. Akan tetapi, wanita yang baru saja dia temui tidak dapat dijadikan saksi, karena dia mempunyai gangguan jiwa.

            Belum sempat untuk menanyai wanita itu lebih lanjut, Anna mendengar dari earpiece yang dia bawa bahwa K2 dan pengawalnya sedang mencarinya. Dia pun segera meninggalkan tempat tersebut. K2 dan pengawalnya pun kehilangan jejak sekali lagi.

            Keinginan Anna untuk menemui ayahnya belum juga surut. Dia pun menuju sebuah gereja tempat ayahnya akan melakukan kunjungan politik. Di gereja tersebut, puluhan anggota JSS dikerahkan untuk mencegah Anna menemui ayahnya di depan umum, tak terkecuali K2.

            Di dalam gereja ayah Anna melihat Anna yang sedang bergabung dengan para biarawati. Dia menatap ayahnya dengan tatapan yang sangat tajam, hingga ayahnya menyadari keberadaannya. Ayahnya langsung pank dan memberi tahu Choi Yoo Jin yang sedang duduk di sampingnya.

            Choi Yoo Jin tidak kalah terkejut, matanya tidak berhenti menatap Anna dengan tatapan sinis. Nampak aura kemarahan di wajahnya. Tanpa ingin melihat hal yang tidak diinginkan terjadi dia segera memberi tahu anggota JSS yang sedang bersiaga di sana.

            Beberapa pengawal maju mendekati Anna yang berada di depan bersama para biarawati yang sedang bernyanyi. Namun langkah mereka dihenti pendeta yang sedang bertugas, karena nyanyian tersebut merupakan rangkaian ibadah yang sedang dilakukan.

            Hingga rangkaian acara tersebut berakhir, Anna segera meninggalkan gereja. Anggota JSS dan K2 pun tak mampu mengejarnya. Tiba-tiba seorang biarawati, mendekati K2 dan memberikan sepucuk surat dari Anna yang ditujukan untuk ayahnya. “Ayah, tampaknya aku trsesat, datanglah dan jemput aku. Kau tahu dimana aku kan?,” ayah Anna membaca suratnya dengan penuh kesal.

            Berbeda dengan anggapan Anna. Ayahnya tidak begitu menghiraukan Anna, dia hanya ingin Anna tidak muncul selama pencalonannya sebagai presiden. Sedangkan, Anna tetap saja menunggu ayahnya di sebuah taman. Dia melihat sekelilingnya, dengan mengenang masa kecilnya.

            Tak lama kemudian dia melihat sosok yang sedang dia tunggu. Akan tetapi, sosok tersebut hanyalah ilusi. Lelaki yang datang menghampirinya bukannlah ayahnya, melainkan K2. Dengan es krim di tangan dia mendekati Anna. Dia menawarkan sebuah es krim stroberi dan berbohong jika es krim tersebut adalah dari ayahnya.

            Anna yang percaya bahwa es krim tersebut adalah dari ayahnya memakan dengan cepat es krim tersebut sembari menangis. Dia menceritakan, kenangannya di tempat tersebut. tiba-tiba nafas Anna terputus-putus. Dadanya terasa sesak dan dia sulit untuk berbicara.

            K2 yang menyadari sesuatu yang tidak beres pada Anna mulai panik. Anna pun jatuh pingsan. K2 langsung meminta bantuan kepada JSS untuk memanggil ambulans. Ternyata Anna mempunyai alergi stroberri. K2 segera memberikan pertolongan pertama. Dia melakukan CPR untuk menolong Anna sembari berteriak menyebut namanya, “Bangun Anna.” Namun mata Anna tetap terpejam. Hingga K2 melakukan CPR beberapa kali dan terus meneriakinya. Akhirnya mata Anna terbuka tapi masih sangat lemah. Dan matanya pun tertutup lagi.

Apakah Anna dapat diselamatkan? Nantikan synopsis berikutnya ya…

Baca episode selanjutnya The K2 Episode 7