.

Sinopsis Goblin - The Lonely and Great God Episode 6

Sinopsista.Com - Sinopsis Drama Korea Goblin - The Lonely and Great God Episode 6

Drama Korea Goblin : The Lonely and Great God


Sinopsis Drama Korea Goblin - The Lonely and Great God Episode 6


         Malaikat Maut telah berhasil membuat janji dengan Sun Hee. Dia memakai baju yang sangat keren. Dengan diantarkan oleh Deok Hwa dia pergi menemui Sun Hee. Namun sayang sekali dengan latar belakang yang tidak begitu jelas, Sun Hee mengabaikannya dan malah tertarik kepada Deok Hwa.

            Malaikat Maut yang tidak ingin Sun Hee berpindah hati pun, menghipnotis Deok Hwa dan menyuruhnya pergi. Sun Hee pun kembali memperhatikannya. Malaikat Maut tak mengalihkan pandangannya sedikit pun dari Sun Hee. Dia sangat menyukai Sun Hee terutama ketika Sun Hee tersenyum.

            Sementara itu goblin masih saja galau. Setelah kencan pertamanya yang tidak terlalu berhasil karena penglihatannya akan masa depan Eun Tak. Dia semakin galau karena Eun Tak mengetahui alasan Goblin mendapatkan takdirnya, yang dihukum oleh Dewa. Eun Tak pun belum juga mau menarik pedangnya.

            Setelah beberapa hari, Eun Tak ingin merubah keputusannya. Dia berniat mencabut pedang Goblin setelah melihat kebahagian orang yang telah dia bantu. Dia percaya jika Goblin akan hidup lebih bahagia jika dia mencabut pedangnya. Dia tidak mengetahui jika Goblin bisa mati jika dia mencabut pedang itu.

            “Aku sudah menetapkan keputusanku. Permintaan dari Ajhussi yang baik pasti akan memberikan hasil yang baik pula,” kata Eun Tak penuh dengan semangat.

            Ketika Eun Tak sudah memutuskan untuk mencabut pedang tersebut, malah Goblin yang mengulur-ngulur waktu. Dia merasa belum siap untuk meninggalkan kehidupannya yang kekal. “Hanya dia yang bisa mengakhiri hidupku, tapi hanya dia juga yang bisa membuatku tetap hidup,” kata Goblin yang sedang menemui Malaikat Maut.

            Goblin terus saja menghindar ketika bertemu dengan Eun Tak. Dia belum siap untuk mengakhiri hidupnya yang kekal. Dia masih ingin menghabiskan waktunya bersama Eun Tak. Dia terus saja mengelak ketika Eun Tak menawarinya untuk mencabut pedangnya.

            Namun, dia sudah mulai berpamitan kepada semua orang yang ada di dekatnya. Dia bahkan menitipkan Eun Tak kepada pelayannya. Dia juga memberi wasiat kepada Malaikat Maut. Goblin ingin Malaikat Maut menghapus ingatan Eun Tak.

       “Setelah aku menghilang, hapuslah ingatannya. Agar dia tidak menyalahkan dirinya sendiri,” pesan Goblin kepada Malaikat Maut. Dia takut jika Eun Tak akan bersedih ketika dia menghilang.

         Ketika semua persiapan yang dia lakukan telah selesai, dia pun mendatangi Eun Tak. Dia membawakan Eun Tak beberapa barang mahal yang bisa dia gunakan ketika dia dewasa nanti.

            Dia pun mengajak Eun Tak untuk pergi ke suatu tempat. Mereka pun melintasi sebuah pintu yang mengantarkan mereka ke sebuah taman. Taman yang dipenuhi dengan bunga Soba, tempat dimana Goblin mati.

            Dia ingin Eun Tak untuk mencabut pedangnya di tempat itu. Eun Tak yang takut jika Goblin akan membuangnya setelah dia melakukan tugasnya, mengeluarkan sebuah buku yang berisi tentang kontrak. Ketika Goblin selesai menandatanginya, tiba-tiba salju turun.

            Ini merupakan salju pertama yang turun tahun itu. Eun Tak yang tak sabar mencabut pedang Goblin menanyakan kata-kata terakhir yang ingin Goblin sampaikan. “Semua hari-hari yang ku lewati bersamamu adalah hari-hari yang bersinar,” kata Goblin dengan tatapan tajam.

            Eun Tak maju perlahan, dia mengarahkan tangannya ke arah pedang Goblin. Namun, tangannya tak dapat memegang pedang tersebut. Dia pun mencoba sekali lagi. Tapi hasilnya tetap sama. “Aku bisa melihatnya, tapi mengapa aku tak bisa memegangnya,” kata Eun Tak kebingungan.

            Goblin yang merasa dipermainkan memarahinya. Eun Tak yang merasa tidak enak pun terus saja beralasan agar Goblin dapat mengerti keadaannya. “Aku tahu, ini pasti takdir pangeran. Ya yang dibutuhkan pangeran malang adalah ciuman,” katanya Eun Tak sembari menarik badan Goblin dan menciumnya.

            Mata Goblin terbelalak, dia sungguh sangat terkejut melihat sikap Eun Tak. Salju pertama yang turun saat itu, tiba-tiba kembali naik ke angkasa. Seakan juga terkejut seperti halnya Goblin.

Apakah yang akan terjadi selanjutnya? Akankah Eun Tak tetap menjadi pengantin Goblin? Akankah Goblin meninggalkan Eun Tak, karena dia tidak dapat mencabut pedangnya? Nantikan synopsis berikutnya ya…