.

Sinopsis Drama Korea Solomon's Perjury Episode 4

Sinopsista.Com - Sinopsis Drama Korea Solomon's Perjury Episode 4

Drama Korea Solomon's Perjury




Sinopsis Drama Korea Solomon's Perjury Episode 4



Tanda tangan yang terkumpul sudah mencapai 525, melebihi dari persyaratan. Dia juga mendaftarkan kegiatannya itu sebagai salah satu klub di sekolah. Seorang guru pun dengan suka rela membimbing dan membina Seo Yeon beserta teman-temannya.

Ji Hoon yang berniat untuk bergabung dengan klub Seo Yeon pun mendatangi markas mereka. Dia langsung memberi ide dan semangat kepada mereka. “Kita harus fokus, sehingga kita dapat melakukannya,” Ji Hoon mencoba meyakinkan.

Seo Yeon beserta dua temannya mengunjungi Joo Ri. Mereka ingin Joo Ri ikut berpartisipasi dalam sidang sebagai saksi. Namun dia mengajukan syarat, yakni Seo Yeon harus meninggalkan sidang jika Joo Ri menjadi saksi.

Teman Seo Yeon merasa tidak terima melihat kelakuan Joo Ri. Dia memarahi Joo Ri dan berkata kasar. Nampaknya Joo Ri tidak akan bekerja sama atau pun bersaksi karena kejadian tersebut.

Benar saja Joo Ri tidak hanya menolak menjadi saksi. Dia bahkan mengunggah video yang memojokkan Seo Yeon beserta sidangnya. Ibunya juga menarik simpati melalui video tersebut agar tuntutan Woo Hyuk dicabut.

Video Joo Ri membuat heboh semua orang. Termasuk reporter yang menayangkan surat dakwaan dari Joo Ri. Dia mendatangi markas Seo Yeon dan memberikan sebuah penawaran. “Aku ingin menyiarkan sidang kalian,” katanya sambil tertawa.

“Anda tidak mungkin datang kemari dengan tangan kosong. Apa yang ada bawa kemari?,” Ji Hoon berbalik bertanya kepada reporter tersebut. Sang reporter pun menunjukkan sebuah video yang tidak disangka-sangka. Dia menunjukkan video yang mendukung terlaksananya sidang yang akan dilakukan oleh Seo Yeon.

Mereka seakan mendapat nyawa mereka kembali. Senyum dan semangat mereka kembali muncul setelah mendapat dorongan dari sang reporter. Ketika mereka berencana untuk pulang bersama, Ji Hoon malah memilih untuk berpisah. Dia mengungkapkan jika dia mempunyai urusan lain.

Ternyata Ji Hoon menemui Woo Hyuk dan membujuknya untuk datang dalam sidang tersebut. “Aku mempercayaimu. Aku percaya jika kau tidak membunuh So Woo. Aku yakin kau ingin mengatakan jika kau tidak membunuhnya,” bukannya mendapat kata setuju, Ji Hoon malah medapat pukul dari Woo Hyuk.

Woo Hyuk memang terkenal mempunyai tempramen yang sangat buruk. Sikapnya kerap menimbulkan masalah dan berdampak pada orang lain, bahkan keluarganya. Rumah Woo Hyuk sampai mendapatkan teror. Pagar rumahnya mendapat coretan “pembunuh” dan rumahnya dibakar secara diam-diam malam itu.

Penat dengan semua bencana yang menimpa keluarganya, Woo Hyuk mendatangi rumah Joo Ri. Dia beranggapan semua masalahnya berawal dari surat yang dikirimkan Joo Ri. Dia berteriak-teriak dari luar pagar rumah Joo Ri.

Seo Yeon yang mendengar kabar tersebut pun langsung menuju rumah Joo Ri. Dia mencoba untuk menenangkan Woo Hyuk tapi tak dihiraukan sama sekali. Dia nyaris mendapat pukulan dari Woo Hyuk. Untung saja Ji Hoon datang dan dapat meghentikan Woo Hyuk.

Ketika Ji Hoon sibuk berkelahi dengan Woo Hyuk. Ibu Joo Ri keluar dengan seember air. Dia menyiram tubuh Seo Yeon. “Pergi sana! Kalian anak-anak pengganggu!,” dia terus saja berteriak dan menangis di depan SeoYeon.

Seo Yeon sangat syok, begitu pula Woo Hyuk dan Ji Hoon. Mereka sampai berhenti berkelahi. “Maafkan saya. Maafkan saya,” Seo Yeon terus saja mengatakan kalimat tersebut kepada ibu Joo Ri.

Seo Yeon merasa terguncang sore itu. Untung saja dia mempunyai teman-teman yang sangat baik, sehingga dia dapat dengan mudah memperoleh semangatnya kembali. Karena kejadian itu pula Woo Hyuk memutuskan untuk datang dalam persidangan.

Ketika SEo Yeon dan teman-temannya sedang membicarakan persidangan dia mendapat panggilan dari ruang guru. Seorang laki-laki sedang menunggunya di ruang guru. Dia adalah kakak dari So Woo. Dia menemui Seo Yeon untuk memberikan sebuah bukti sembari berkata, “Itu bukan bunuh diri. So Woo tidak bunuh diri. Ini buktinya.”

Apakah bukti yang membuktikan So Woo tidak bunuh diri? Dan apakah alasa Wo Hyuk merubah keputusannya untuk mau hadir dalam persidangan? Temukan jawabannya dalam synopsis episode berikutnya ya…