.

Sinopsis Drama Korea Solomon's Perjury Episode 9

Sinopsista.Com - Sinopsis Drama Korea Solomon's Perjury Episode 9

Drama Korea Solomon's Perjury




Sinopsis Drama Korea Solomon's Perjury Episode 9



10 tahun yang lalu…

            Seorang anak menangis tersedu-sedu di sebuah ruang penyelidikan. Kemudian datanglah seorang jaksa yang mendekatinya dan berkata, “Ji Hoon, apa kau tidak kedinginan?,” sembari memakaikan mantel kepada anak itu.

            Pria itu, menanyai Ji Hoon dengan penuh kasih sayang. Hingga Ji Hoon mau berterus terang dan menceritakan kasus pembunuhan ibunya yang disiksa oleh ayah kandungnya.

            Namun, ayah kandung Ji Hoon memilih bunuh diri ketika dia lari dari pengejaran polisi. Sejak saat itulah pria yang menanyai Ji Hoon, Jaksa Han mengadopsi Ji Hoon hingga saat ini.

            Persidangan yang ketiga pun digelar. Ji Hoon mendapat bantuan dari ayah Seo Yeon yang mampu membuktikan alibi dari Choi Woo Hyuk. Seo Yeon sangat terkejut melihat kedatangan ayahnya untuk bersaksi. Beberapa kali dia menyatakan keberatan, namun ditolak oleh hakim.

            Ayah Seo Yeon pun memberikan kesaksian. Diawali dengan kronologi kebakaran yang terjadi di rumah Choi Woo Hyuk. Dia juga menjelaskan, bahwa kebakaran yang terjadi dirumah Woo Hyuk adalah kebakaran yang dierencanakan oleh orang bayaran.

            Hingga dia mengungkapkan alibi Woo Hyuk saat Lee Soo Woo tewas adalah benar. “Pelaku mengelilingi rumah untuk merencanakan kebakaran. Sekitar tengah malam, dia melihat Choi Woo Hyuk. Saya mempunyai rekaman pernyataan langsung dari pelaku,” jelas pria tersebut.

            Tentu saja kesaksian ayah  Seo Yeon dapat menjadi penguat alibi dari Woo Hyuk, sekaligus membuktikan jika Woo Hyuk tidak bersalah. Ji Hoon pun tidak berhenti di situ. Dia memanggil Woo Hyuk untuk meminta keterangan dan bersaksi di depan.

            Woo Hyuk merasa bingung mengapa di harus bersaksi. Namun, Ji Hoon menghujaninya dengan kejahatan-kejahatan yang pernah dia lakukan terhadap siswa lain. “Berapa kali anda melakukan kekerasan seperi itu?,” Ji Hoon membuat Woo Hyuk merasa bersalah. Woo Hyuk mengingat satu per satu kejadian yang menyakiti teman-temannya. perlahan dia  sosok siswa yang pernah menjadi korbannya.

            Perlahan matanya mulai berkaca-kaca. Dia berdiri dan memohon maaf kepada semua orang yang pernah mendapat kekerasan darinya. Baik itu secara verbal maupun non verbal.

            “Siapa dan mengapa surat tuduhan itu dibuat tidaklah penting. Siapapun bisa melakukannya. Itu adalah kebohongan serius,” Ji Hoon menegaskan kepalsuan surat tuduhan Lee Joo Ri.

            Tiba-tiba Joo Ri yang melihat persidangan dari barisan penonton maru ke depan dengan air mata yang mengalir deras. “Tidak. Siapa bilang surat tuduhan itu palsu. Aku melihatnya. Buktinya suara itu. Aku mendengarnya, jika aku tidak di sana bagaimana aku bisa mengetahui suara itu?,” Joo Ri membela surat tuduhannya denga bersikeras.

            “Itu karena kau pernah berada di sana bukan Lee Soo Wo,” tandas Ji Hoon tanpa ragu-ragu. Joo Ri memanglah pernah ingin melompat dari gedung sekolah. Sehingga dia mendengar suara pijakan yang ditemukan Seo Yeon di atas gedung saat olah TKP.

            Joo Ri tidak berhenti, dia terus saja bersikeras jika surat tuduhan yang dia buat adalah asli. “Kau adalah pembunuh, kau tidak pantas untuk dimaafkan,” Joo Ri memaki Woo Hyuk. Tak satu pun kata yang keluar dari Woo Hyuk, air matanya mulai berlinang, wujud dari penyesalan akan semua perbuatannya.

Akankah keputusan juri berpihak kepada Woo Hyuk? Namun jika bukan Woo HYuk yang membunuh So Woo, siapakah pelaku sebenarnya? Temukan jawabannya di synopsis episode berikutnya ya…