.

Sinopsis Goblin - The Lonely and Great God Episode 9

Sinopsista.Com - Sinopsis Drama Korea Goblin - The Lonely and Great God Episode 9

Drama Korea Goblin : The Lonely and Great God


Sinopsis Drama Korea Goblin - The Lonely and Great God Episode 9


Malam itu, air mata Eun Tak tidak berhenti mangalir. Hidungnya mulai memerah. Dia terus saja menangis tersedu-sedu. Dia menginggalkan Malaikat Pencabut Nyawa. Dia pun mulai mengemasi barangnya dan bergegas meninggalkan tempat tersebut.

Dia ingin menghilang dari kehidupan Goblin agar Goblin tetap menjadi manusia abadi. Setiap dia mengingat kenangan bersama Goblin dia merasa sangat bodoh karena dia merasa selama ini dibohongi oleh Goblin.

Sementara itu, Goblin yang telah bertemu dewa bergegas pulang ke rumah. Dia merasa ada sesuatu yang tidak beres di rumah. Benar saja dia sangat cemas ketika dia tidak dapat menemukan Eun Tak di rumahnya. Dia semakin panik ketika melihat semua pakaian dan boneka Eun Tak juga tak ada di kamarnya.

Dia segera mencari ke tempat yang biasa mereka kunjungin bersama. Namun tak  juga dia menemukan Eun Tak. Dia pun mulai berputus asa. Dia pun mendatangi Malaikat Pencabut Nyawa untuk mendaftakan nama Eun Tak dalam daftar jiwa yang hilang. “Aku perlu tahu kapan dan dimana dia mati. Dengan begitu aku dapat menolongnya,” Goblin menecemaskan sesuatu yang buruk akan terjadi pada Eun Tak.

Hari demi hari berlalu dan Goblin tetap saja tidak menemukan keberadaan Eun Tak. Berbagai fenomena aneh pun terjadi. Mulai dari badai dan juga bulan merah. Dan semua fenomena itu menggambarkan perasaan Goblin kala itu.

Melihat kesedihan Goblin Deok Hwa pun membantunya untuk mencari Eun Tak. Dia pun menemukan Eun Tak yang sedang bekerja di sebuah Resort Ski. Tanpa pikir panjang Goblin pun segera mendatangi tempat tersebut.

Dia menemukan Eun Tak sedang berjalan di tengah salju dan perlahan mendekatinya. Dia mencoba untuk mengajak Eun Tak pulang. “Tak satu pun tempat yang kuanggap rumah. Semua orang memanfaatkanku. Yang satu ingin asuransiku dan yang lain ingin agar mereka bisa mati,” tuturnya kepada Goblin.

Goblin pun tidak menyerah kala itu. Dia mencoba kembali keesokan harinya. Dia membawakan sebuah kertas hasil ujian perguruan tinggi milik Eun Tak. Eun Tak pun mengambil kertas tersebut dan berkata, “Sudah aku bilang, jika datang lagi aku akan membunuhmu. Majulah kemari!”

Goblin melangkah ke depan. Dia menghampiri Eun Tak. Dia memegang tangan Eun Tak dan berkata , “Lakukanlah! Harus!” Air mata Eun Tak pun mengalir dengan derasnya. Dia tak dapat menahan air mata kesedihan karena takdirnya.

Di suatu malam, Goblin mendapat kabar dari Malaikat Pencabut Nyaw, jika Eun Tak telah masuk daftar kematian lengkap dengan waktu dan penyebabnya. Goblin pun langsung menuju ke tempat Eun Tak berada.

Namun dia tak dapat menemukan Eun Tak. Dia sudah berusaha mencari ke seluruh sudut tempat itu Eun Tak tak juga dia temukan. Tak lama kemudian dia mendengar Eun Tak memanggil namanya.

Sebuah pintu pun mulai terbuka. Secepat kilat Goblin menuju ke tempat Eun Tak. Dia pun menggendong tubuh gadis yang mulai membeku itu. Air mata yang belum kering terlihat di pipi Eun Tak.

Keesokan harinya, Eun Tak sadarkan diri. Dia melihat di depannya terdapat beberapa dokter yang menunggunya untuk siuman. Mereka menyapa Eun Tak dengan hangat. Ternyata Eun Tak telah pingsan selama dua hari.

Merasa tubuhnya sudah pulih, dia pun memutuskan untuk meninggalkan rumah sakit. Dia ingin bertemu dengan Goblin. Di dalam sebuah gondola, dia menyalakan sebuah korek api dan berniat untuk meniupkan. Namun Goblin tak muncul. Dia pun menocba beberapa kali, tapi hasilnya tetap sama. Goblin tetap saja tidak menampakkan dirinya.

Dia pun mulai berputus asa. Tiba-tiba matanya berbinar ketika melihat sosok pria yang sangat dia kagumi menjemputnya di pintu keluar gondola. Senyumnya mulai terukir, ketika pintu terbuka dan Goblin mengulurkan tangannya.

Mereka pun mulai menyadari perasaan satu sama lain. “Aku  sekarang tidak dapat melihat pedang itu. Dan aku tidak bisa mencabutnya. Bagiku kau sudah tampan,” kata Eun Tak dengan mata bersinar. Sejak saat itulah, Eun Tak kembali ke rumah Goblin dan hidup seperti dulu.

Sementara itu, Malaikat Pencabut Nyawa ingin sekali mengetahui masa lalu dari Sun Hee. Dia mencoba untuk memegang tangan Sun Hee agar dapat mengetahui masa lalu Sun Hee. Awalnya Sun Hee menolak untuk berpegangan dengan Malaikat Pencabut Nyawa.

Namun, suatu ketika Sun Hee tanpa sengaja menarik tangan Malaikat Pencabut Nyawa. Pria itu pun dapat melihat beberapa masa lalu Sun Hee. Dia melihat Sun Hee di masa lalu sangat mirip dengan wanita yang ada di dalam lukisan Goblin. Dia juga melihat bagaimana wanita itu mati dan tersenyum berkali-kali.

Siapakah Sun Hee sebenarnya? Dan apakah hubungannya dengan Goblin di masa lalu? Temukan jawabannya disinopsis episode berikutnya ya…