.

Sinopsis Drama Korea Solomon's Perjury Episode 12 (Tamat)

Sinopsista.Com - Sinopsis Drama Korea Solomon's Perjury Episode 12 (Tamat)

Drama Korea Solomon's Perjury




Sinopsis Drama Korea Solomon's Perjury Episode 12 (Tamat)


            Pada sidang terakhir ini, keluar dari rencana. Seo Yeon merahasiakan keinginannya untuk mengungkap kematian So Woo. Dia tellah merencanakan sesuatu dengan Ji Hoon. Dia mengintrogasi Ji Hoon sebagai terdakwa.

            “Han Ji Hoon, pada malam Lee So Woo meninggal, dinama dan apa kau lakukan?,” Seo Yeon memulai pemeriksaan. “Aku berada di atas atap SMA Jeongguk bersama Lee So Woo. Aku membunuh Lee So Woo,” Ji Hoon menjawab tanpa ragu.

            Semua orang yang menghadiri sidang itu pun terkejut. Mereka tidak mengira Ji Hoon akan berkata seperti itu. Seo Yeon pun me
minta penjelasan kepada Ji Hoon akan kedekatannya dengan So Woo.
            Ji Hoon pun mulai menceritakan masa lalunya yang kelam. Masa-masa ketika dia trauma melihat kematian ibunya di tangan ayahnya sendiri. Dia juga menceritakan bagaimana dia mengatasi trauma beberapa bulan di rumah sakit jiwa.

            Di tempat itulah dia bertemu dengan So Woo. Mereka adalah pasien yang sama-sama dirawat di rumah sakit tersebut, dengan diagnosis, kecenderungan untuk mengakhiri hidup karena trauma atau depresi yang ada dalam dirinya.

            Seo Yeon juga menanyakan alasan Ji Hoon menelepon So Woo dari beberapa telepon umum. Ji Hoon pun menceritakan, jika telepon umum tempat dia menelepon So Woo merupakan tempat yang menyimpan kenangan sedih di masa lalu Ji Hoon.

            Seperti rumah sakit, tempat ibu Ji Hoon meninggal, kantor polisi tempat Ji Hoon melaporkan kejahatan ayahnya, dan pemakaman ibunya, serta depan rumah Ji Hoon, tempat dimana ibunya menghembuskan nafas terakhirnya.

            So Woo meminta Ji Hoon meneleponnya ketika berada di tempat-tempat tersebut, karena dia ingin tahu apakah Ji Hoon sudah mampu melupakan masa lalunya yang pahit. Hingga di tempat telepon umum yang terakhir, Ji Hoon tak kuat menahan kesedihannya.

            Dia menangis tersedu-sedu setelah menelepon So Woo. Dia tidak dapat melupakan bagaimana ibunya mati di tangan ayahnya sendiri. Namun, So Woo malah meminta Ji Hoon untuk datang ke atas atap SMA Jeongguk. Ji Hoon pun merasakan jika So Woo akan mengakhiri hidupnya kali ini.

            Dia bergegas menuju ke atas atap SMA Jeongguk. Di tempat itu, dia berusaha mencegah So Woo yang ingin bunuh diri. Namun, Ji Hoon tak dapat menjawab pertanyaan So Woo tentang alasannya untuk hidup.

            So Woo malah menjelek-jelekkan ayah Ji Hoon secara tiba-tiba. “Apakah kamu tahu rahasia ayahmu? Dia kotor dan menjijikkan. Aku benci ayahmu dan diriku sendiri, aku tak tahu kenapa?,” So Woo terlihat sangat putus asa.

            “Kau, tolong beritahu aku. Bagaimana bisa kau bisa baik-baik saja seolah tidak ada yang terjadi setelah kau melihat ibumu dibunuh ayahmu sendiri. Beritahu aku alasan untuk aku terus hidup,” So Woo mulai melampaui batas.

            “Mulai sekarang aku tidak akan bersabar lagi padamu. Lakukan saja apa yang mau kau lakukan. Jika kau mau mati, mati saja!,” Ji Hoon sudah tidak tahan lagi mendengar So Woo menghina ayahnya.

            Dalam hitungan detik, So Woo meloncat dari atas atap SMA Jeongguk. Ji Hoon tidak menyadari jika So Woo akan melakukan aksi nekat seperti itu. Ji Hoon tidak melihat So Woo meloncat, dia berlari dengan emosi dan ketakutan.

            Dia memastikan apa yang telah terjadi pada So Woo keesokan harinya. Dia melihat dari kejauhan tubuh So Woo yang sudah membuku tertutup salju. Air matanya menetes perlahan dan membeku di pagi yang dingin itu. Tetapi Ji Hoon tidak memastikannya, karena dia sangat ketakutan untuk melihat orang yang dia sayangi meninggal lagi.

            Seo Yeon pun memanggil saksi yang selanjutnya, yakni ayah Ji Hoon. Tanpa terduga ayah Ji Hoon mengakui semua rahasia yang dia sembunyikan selama ini. Mulai dari penerimaan siswa illegal hingga perlakuan khusus kepada siswa-siswa yang masuk dalam daftar “VIP”.

            Dia juga mengungkapkan jika dialah yang menyuruh So Woo untuk dipindahkan dan dikeluarkan dari sekolah. “Karena, yayasan dan sekolah menyembunyikan korupsi. Dan aku tidak mengakui kesalahan,” jawabnya ketika Seo Yeon menanyakan alasan So Woo mati.

            Sementara sidang ditunda untuk menyampaika hasil putusan juri, ayah Ji Hoon menyerahkan diri. Tidak lama kemudian seluruh jajaran Sekolah dan yayasan Jeongguk diperiksa dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

            Setelah juri mengadakan rapat, akhirnya putusan sidang pun dibacakan. Choi Woo Hyuk dinyatakan tidak bersalah berdasarkan kesaksisan dari Ji Hoon. Sedangkan Ji Hoon diputuskan tidak bersalah oleh para juri. Dan hasil sidang menyimpulkan bahwa pihak sekolahlah yang bertanggung jawab atas kematian Lee So Woo.

            So Woo merasa tertekan mendapat perlakuan yang tidak adil dari sekolah dan yayasan. Dia juga dipaksa untuk pindah dari sekolah dan tidak mendapat keadilan, meski telah meminta keadilan.

            Setelah hari itu, pihak sekolah pun memperbaiki system dan mengembalikan nama baiknya.  Semua siswa yang masuk secara illegal pun dikeluarkan dari sekolah. Tak terkecuali teman Seo Yeon. Dia juga dikeluarkan dari sekolah, karena termasuk ke dalam siswa VIP.

            Ji Hoon pun mendapatkan jawaban dari pertanyaan So Woo sebelumnya, tentang alasan untuk melanjutkan hidup. “Tidak ada alasan khusus untuk hidup. Momen bahagia dan sedih datang silih berganti. Semua orang juga merasakannya. Hidup yang kau bangun bagaikan di kamar tanpa lampu, kau bisa merubahnya. Aku kehilangan orang tua di musim dingin, aku juga kehilangan ayah di musim dingin. Kini musim semi telah tiba. Dan aku merasakan angin yang segar dan sejuk,” Ji Hoon kini menemukan sahabat-sahabat baru yang memberi warna dan kebahagiaan dalam kehidupannya.

------------------------- TAMAT ------------------------------
Berakhir sudah sinopsis dari drama Solomon’s Penjury kali ini ya.. meski endingnya kurang greget, tapi lumayanlah untuk ukuran sebuah cerita drama korea. Alur dan ide cerita yang tak biasa menjadi daya tarik tersendiri dari drama ini. Meski agak kecewa di akhir cerita ketika tahu, dari pencarian yang sangat panjang, eh ternyata So Woo tetap mati bunuh diri.

Buat pemain atau pemerannya cukup baru ya, kecuali pemeran Seo Yeon yang sudah tidak asing di layar kaca. Aktingnya tentu saja tidak usah diragukan lagi, bisa membuat penontonnya larut dalam cerita.

Kalo menurut kalian bagaimana cerita drama yang satu ini? Bagus, lumayan, atau biasa-biasa aja? Apapun jawabannya, namanya juga apresiasi, it’s ok bebas kog buat menilai. Cukup sekian ya, synopsis Solomon’s Penjury. Sampai jumpa di synopsis drama yang tak kalah seru ya…