.

Sinopsis The Legend of The Blue Sea Episode 19

Sinopsista.Com - Sinopsis Drama Korea The Legend of The Blue Sea Episode 19

Drama Korea The Legend of The Blue Sea

Baca episode sebelumnya Sinopsis The Legend of The Blue Sea Episode 18


Sinopsis The Legend of The Blue Sea Episode 19



Joon Jae tak dapat berkata-kata melihat Chung tertembak tepat di depannya. Namun, matanya telah mengungkapkan betapa terkejutnya dia saat itu. Terlihat sangat cemas. Tangannya perlahan meraba punggung Chung dan dia menemukan darah segar mengalir dari punggungnya Chung.

“Di kehidupan ini, cerita kita berubah. Kini aku yang telah melindungimu,” mata Chung perlahan terpejam.

Dengan segera Joon Jae melarikan Chung ke rumah sakit. Dia pun segera dibawa ke ruang operasi. Joon Jae, Nam Dong, dan Tae Oh sangat cemas. Mereka menunggu Chung di depan ruang operasi tanpa bicara sedikit pun.

Setelah beberapa jam mereka menunggu, mereka pun diperbolehkan melihat Chung secara langsung di kamarnya. Beberapa dokter merasa heran melihat proses penyembuhan tubuh Chung yang berbeda dengan manusia pada umumnya. Chung cepat sekali pulih dan organ tubuhnya cepat sekali stabil.

Sementara itu, Chi Hyeon yang berhasil diringkus oleh polisi, mengalami depresi selama perjalanan menuju kantor polisi. Dia terus saja mengingat kejahatan yang dia lakukan. Dia pun mengambil racun yang ada di sakunya dan meminumnya secara langsung. Ketika dia diintrograsi tubuhnya pun melemas dan dia mati dengan mengenaskan.

Ibu Chi Hyeon menangis tersedu-sedu ketika melihat anak yang selama ini diperjuangkan mati sia-sia. Dia pun mendapat hukuman kurungan penjara dan mendapat cemoohan dari banyak orang.

Sedangkan Ma Dae Youngmelihat berita tentang keluarganya dengan penuh penasaran. Dia sangat ingin ingatannya kembali. Dia pun menemui professor tempat dia berkonsultasi seperti biasa.

Sang professor pun menelepon Joon Jae untuk berjaga-jaga. Di ruangannya Ma Dae Young dihipnotis untuk mengingat masa lalunya. Dalam masa lalu dia melihat Nam Dong menebas tubuhnya dengan sebuah pedang. Ternyata Nam Dong adalah teman Joon Jae di masa lalu.

Tubuh Ma Dae berkeringat dingin, gemetar, dan ketakutan. Dia mendekati professor dan mencekik lehernya. Dia lihat sosok sang professor ada dalam masa lalunya. Dia merasa ditipu oleh professor karena dia pura-pura tidak tahu.

Untunf saja, Joon Jae datang tepat waktu. Dia datang bersama polisi dan Nam Dong. Ma Dae Young yang membawa sebilah pisau tiba-tiba gemetar hingga pisaunya terjatuh ketika melihat Nam Dong.

“Mengapa dia melotot kepadaku. Kita kan baru pertama kali bertemu,” Nam Dong keheranan melihat Ma Dae Young yang terus menatapnya. Ma Dae Young pun berhasil ditangkap dan dibawa ke kantor polisi.

Setelah beberapa hari, Chung dirawat di rumah sakit dia pun dibawa pulang oleh Joon Jae secara diam-diam. Joon Jae menghapus semua rekam medis Chung dan meninggalkan sejumlah uang di kamarnya sebagai uang administrasi rumah sakit.

Setibanya di rumah, ada perbedaan yang muncul dalam diri Chung. Dia tidak seceria dulu. Dia segera menuju kamarnya tanpa mengucapkan salam sayang kepada Joon Jae. Bahkan dia merasakan dadanya sering terasa sakit belakangan ini.

Melihat hal tersebut, Joon Jae menyadari jika Chung tidak baik berada di daratan. Dia pun mengajak Chung untuk makan berdua saja di rumah. Chung tampil dengan sangat cantik malam itu.

Dia merasa Joon Jae bersikap sangat aneh malam itu. Hingga Joon Jae pun mengatakan alasan makan malam itu. “Sejak pulang dari rumah sakit, kau bahkan tak sedikit pun makan. Kau juga harus menahan rasa sakit. Apakah ku harus melihatmu mati?”

Dia menyuruh Chung untuk kembali ke lautan. Dia memeluk tubuh Chung dari belakang dan berkata, “Berjanjilah jika kau pergi, maka jangan hapus ingatanku. Kau aku tetap di sini jika aku mengingatmu.”

Perlahan Chung berbalik. “Mungkin itu akan membuatmu sedih jika aku tak kembali,” Chung menjelaskan kepada Joon Jae. “Kau sendiri yang bilang jika lebih baik menderita daripada harus kehilangan ingatan akan orang yang kau cintai,” jawab Joon Jae.

          “Jika kita saling mengingat maka kita ingat jalan untuk pulang. Selanjutnya terserah kau ingin menghapus ingatanku atau pergi,” Joon Jae menatap penuh kasih pada Chung. Dia pun mencium bibir Chung dengan mesra. Seakan mereka tidak rela untuk berpisah.


Apakah Chung benar-benar akan kembali ke lautan? Lalu apakah Joon Jae dapat hidup dengan baik tanpa Chung? Bagaimana kisah romantic Joon Jae dengan Chung? Temukan jawabannya di synopsis episode terakhir “The Legend of Blue Sea ya…