.

Sinopsis Drama Korea Defendant Episode 11 Part 2

Sinopsista.Com - Sinopsis Drama Korea Defendant Episode 11 Part 2

Drama Korea Defendant

Baca Episode Sebelumnya Sinopsis Drama Korea Defendant Episode 11 Part 1




Sinopsis Drama Korea Defendant Episode 11 Part 2



Jung Woo duduk diatas ranjang di ruang medis. Dia teringat ucapan Min Ho bahwa saat ini ia sudah tidak dapat ke persidangan ataupun rumah sakit lagi. "aku harus segera melarikan diri dari sini", gumam Jung Woo.

Jung Woo sudah sembuh dan sekarang dia menjadi relawan borami untuk penjara. Dia membagi-bagikan makanan untuk para tahanan. Karena dia yang membagikan makanan, jadi untuk teman-temannya satu sel, dia selalu memberikan sayur yang penuh dan juga daging.

Selesai membagikan makanan, Jung Woo pun kembali ke sel dan dia disambut suka cita oleh teman-temannya karena berkat Jung Woo mereka bisa makan enak dan kenyang. Saat Jung Woo duduk, Chul Sik bertanya apa Jung Woo mendapatkan sesuatu? Karena tak ada yang bisa kabur dari penjara itu. Ternyata Jung Woo menjadi relawan untuk memeriksa kondisi penjara, kalau-kalau ada cela untuk dia bisa kabur.

Saat berada di lapangan, Jung Woo melihat-lihat sekelilingnya dan terus memperhatikan menara penjaga. Malam tiba dan Jung Woo kemudian memberitahu Chul Sik walau dia mendapatkan jalan keluar, tapi akan sulit bagi mereka untuk kabur, karena terlalu banyak orang yang berjaga sepanjang hari. Jadi, dia harus kabur dimalam hari karena di malam hari, di lorong tak ada penjaga.

Chul Sik lalu bertanya apa yang Jung Woo katakan pada Kepala Sipir sehingga dia bisa menjadi pekerja sukarelawan dan membagikan makanan. Jung Woo menjawab kalau dia memberikan sesuatu yang tak bisa diberikan oleh Cha Min Ho.


# Flashback!

Jung Woo dibawa ke ruangan Kepala Sipir dan Kepala Sipir masih menanyakan rahasia yang dia punya tentang Presdir Cha. Kalau Jung Woo mengatakannya maka Kepala Sipir akan membuat hidup Jung Woo nyaman di penjara, karena menurut Kepala Sipir, dialah raja di penjara itu. Semua yang terjadi adalah kehendaknya.

Jung Woo pun kemudian memberitahu Kepala Sipir kalau Cha Sun Ho sudah membunuh adiknya Cha Min Ho. Mendengar itu, Kepala Sipir pun percaya dan karena Jung Woo sudah memberikannya sebuah rahasia, maka diapun menyanggupi permintaan Jung Woo untuk menjadi relawan.

# Flashback end


Chul Sik kemudian membahas bagaimana cara mereka bisa keluar dari ruangan mereka, karena pintu itu sangat kokoh dan tak bisa dibuka dengan mudah. Melihat Chul Sik memperhatikan pintu, Wooruk pun berkata kalau dalam drama, penjahat kabur melalui terowong bawah tanah, namun mereka tak punya terowongan itu di penjara ini. Moongchi kemudian menambahkan kalau dia sudah menggunakan segala macam cara untuk kabur dan pintu sel mereka itulah satu-satunya yang tidak bisa dibuka, karena pintu itu sangat kokoh. Jung Woo kemudian melihat jendela dan merasa kalau terali jendela itu bisa dibuka.

Saat menyiapkan kotak makanan, Jung Woo melihat tahanan lain sedang memperbaiki sesuatu dan di dalam kotak peralatannya, Jung Woo melihat ada gergaji kecil. Saat meberikan makanan untuk selnya, Jung Woo secara diam-diam memberikan gergaji kecil tadi pada Chul Sik.

Tuan Cha memeriksa bekas tentang penyelesaian akun bank palsu dan pengacaranya berkata kalau hal itu tidak akan selesai walaupun setelah penahanan Min Ho. Dia merasa ada seseorang dalam perusahaan yang membocorkan dokumen dana perusahaan. Hal yang bisa mereka lakukan untuk mengatasinya adalah mencari kambing hitam untuk masalah itu.

Tepat disaat itu Min Hi masuk dan pengacara langsung merapikan dokumennya, seolah-olah supaya Min Ho tidak melihatnya. Si pengacara kemudian pergi dan Min Ho langsung meminta maaf pada ayahnya karena sudah membuatnya cemas. Tuan Cha dengan santai menjawab kalau hal itu tak masalah dan dia kemudian mengajak Min Ho untuk makan bersama. Saat berpaling dari Min Ho, Tuan Cha memperlihatkan ekspresi tak senangnya, hmmmm…. sepertinya Tuan Cha punya sedikit rencana untuk Min Ho.

Setiap malam, Jung Woo dan Chul Sik kerja sama untuk membuka terali. Ketika penjaga datang untuk mengecek, mereka pun langsung pura-pura tidur. Tanpa keduanya sadari, Moongchi membuka mata dan melihat apa yang mereka lakukan.

Di lapangan, Chul Sik dan Jung Woo kembali membahas tentang rencana kabur mereka. Hal yang menjadi pembicaraan mereka saat ini adalah bagaimana cara mendapatkan kunci pintu aula dari tangan penjaga. Tepat disaat itu Moongchi muncul dan berkata kalau dia tahu apa yang mereka berdua lakukan setiap malam. Pada mereka berdua, Moongchi pun akhirnya mengatakan alasan dia ingin ikut kabur bersama mereka, dia menunjukkan kertas lotre seharga 2 juta won dan dia harus segera menukarnya sebelum masa berlakunya habis.

Agar Jung Woo mengizinkan dia ikut dalam rencana pelarian diri, Moongchi menunjukkan kunci pintu aula. Hmmmm…. darimana Moongchi mendapatkannya?


# Flashback!

Ketika terjadi keributan antara penjaga dan tahanan, Moongchi menggunakan kesempatan itu untuk mengambil kunci dari celana penjaga dan menyimpannya.

# Flashback end !


Moongchi menebak si penjaga tak mengatakan tentang kehilangan kunci pada rekan-rekannya dan juga menggeledah tahanan karena takut dihukum oleh atasannya. Namun, walau dia punya kunci aula, Moongchi tidak tahu kunci yang mana untuk pintu yang mana, karena kuncinya terlalu banyak.

Sebenarnya Jung Woo merasa berat untuk mengajak Moongchi, karena kabur bertiga sangat beresiko ketahuan. Tapi dia tak punya pilihan lain, karena Moongchi punya kunci aula. Setelah Jung Woo setuju, Moongchi memberi persyaratan untuk kabur dalam waktu kurang dari 10 hari, sebab setelah 10 hari, lotrenya akan hangus.


# Flashback!

Saat Jung Woo menjadi relawan dan membagikan buku, Jung Woo memeriksa ada berapa banyak kamera cctv yang ada di lorong, selain itu dia juga memperhatikan bagaimana penjaga menemukan kunci untuk setiap pintu aula.

# Flashback end !


Jung Woo memberitahu kedua rekannya kalau penjaga mencari kunci untuk setiap pintu dengan cara menghitungnya dan dia yakin kalau kunci itu selalu berada di posisi yang sama karena mereka selalu mengembalikan kuncinya setiap pergantian shift.

Malamnya, ketiga tahanan ini kembali membicarakan rencana pelarian diri mereka disaat Milyang, Wooruk dan Bangjang sudah tidur pulas. Moongchi dan Chul Sik puas bekerja sama dengan Jung Woo yang pintar, dia bisa memecahkan masalah kunci. Namun Jung Woo masih merasa ada satu masalah lagi yang menghalangi mereka untuk lari dan itu adalah kamera CCTV.

Tepat disaat itu selimut yang mereka gunakan untuk menutupi kepala mereka, tiba-tiba dibuka dan ternyata ketiga teman mereka bangun. Tidak punya pilihan lain, Jung Woo pun mengaku kalau mereka bertiga sedang berencana kabur. Untuk Jung Woo dan Chul Sik, Wooruk tahu alasan mereka kabur, karena ingin menangkap seseorang, jadi dia mempertanyakan alasan Moongchi. Moongchi pun menjawab kalau dia punya rencana sendiri, namun dia tak bisa memberitahukannya.

Milyang dan Wooruk mendukung rencana mereka. Bangjang yang sudah berjanji akan segera pulang pada keluarganya, awalnya tak mendukung karena dia tak mau kena getahnya dan dihukum dengan penambahan masa tahanan. Namun setelah mendengar pengakuan Jung Woo kalau putrinya masih hidup dan dia harus keluar dari penjara untuk menemukannya, Bangjang pun langsung mengubah keputusannya untuk membantu mereka melarikan diri.

Jung Woo kemudian meminta bantuan Milyang untuk pergi ke ruang CCTV dan temukan sistem kamera keamanannya. Karena Milyang sudah berada di penjara selama 20 tahun dan dia sangat dekat dengan para penjaga disana.


Milyang melakukan apa yang Jung Woo minta saat dia membantu petugas mengisi TTS. Milyang bahkan mencatat secara detail tentang posisi kamera dan ke arah mana saja kameran itu berputar setiap detiknya.

Malamnya, Milyang menjelaskan letak cctv dengan melihat peta yang mereka gambar di salah satu kasur mereka. Jung Woo pun berterima kasih karena Milyang melakukan semua itu dengan detail dan teliti. Untuk urusan petugas patroli, mereka berganti setiap satu jam setengah. Wooruk kemudian berpendapat kalau sepertinya mereka akan keluar dengan mudah, namun Jung Woo menjawab belum pasti, karena untuk keluar…. mereka harus melewati pintu di depan ruangan kepala sipir dan disana dijaga selama 24 jam.

# Flashback!

Saat Jung Woo menyapu, dia melirik jadwal pembagian tugas malam dan juga melihat tembok yang mengunci pintu besi.

# Flashback end !


Kita kemudian melihat Jung Woo mulai mencoba rute untuk kabur. Namun dia berhenti di pintu putar karena pintu putar itu akan dimatikan saat malam.

Jung Woo mencoba lagi dengan masuk ke bagian pipa dan memancing alarm kebakaran bunyi agar para petugas keluar dari ruang jaga. Disaat ruang jaga sepi, Jung Woo menyalakan pintu putar dan kemudian hendak membuka pintu aula. Namun belum sempat dia membuka pintu aula, muncul beberapa petugas yang langsung menodongkan pistol padanya.

Ternyata semua itu hanyalah bayangan mereka semua untuk mencari jalan keluar yang teraman. Wooruk berkata kalau petugas akan segera datang ke lokasi tak perduli apapun jika terjadi suatu keributan, seperti menyalanya alarm kebakaran. Milyang lalu bertanya pada Jung Woo, apa dia akan bisa melewati semua itu, karena melarikan diri bukanlah pekerjaan yang mudah.

Mereka semua sudah berada di lapangan dan mereka masih membicarakan tentang cara melarikan diri. Jung Woo kemudian berkata kalau dia punya satu cara untuk keluar dari gedung 3.

Jung Woo mencuci muka dan saat dia keluar dari kamar mandi semua temannya langsung berteriak, “kejutan!!!!!!” mereka merayakan ulang tahun Jung Woo yang sebenarnya jatuh pada minggu lalu. Karena Jung Woo sebentar lagi pergi, jadi merekapun merayakannya. Di hari ulang tahun Jung Woo ini, Milyang pun berharap agar Jung Woo menemukan anaknya dan menemukan pelaku sebenarnya. Untuk pengganti lilinnya, mereka pun menggunakan stik coklat dan Jung Woo harus memakannya sebagai ganti meniup lilin.



Penjaga mengecek setiap sel dan setelah penjaga melewati sel mereka, mereka semua langsung bangun dan membantu Jung Woo melakukan caranya untuk kabur. Jung Woo melewati pintu aula dengan menggunakan kunci dari Moongchi, setelah berhasil keluar.. Jung Woo tak lupa menguncinya lagi, agar petugas tidak curiga. Setelah melewati beberapa pintu dan juga menghindari kamera cctv, Jung Woo pun akhirnya sampai ke ruangan kepala sipir.

# Flashback!

Saat di tanya bagaimana cara Jung Woo keluar dari gedung 3, diapun menjelaskan kalau hanya ada satu ruangan tanpa tiang besi di penjara mereka itu dan itu adalah ruangan Kepala Sipir. Dia pun tak akan susah untuk masuk ruang Kepala Sipir karena ruangan itu selalu terbuka sepanjang waktu.

# Flashback end !


Dari ruang kepala Sipir, Jung Woo keluar dan memanjat ke atas dengan menghindari lampu pemantau. Berhasil naik keatas, Jung Woo pu berdiri melihat kesekelilingnya sambil berkata, “Aku akan keluar dari sini tidak perduli bagaimanapun caranya.”

“Kau kira aku tidak akan tahu?” tanya seseorang dan Jung Woo langsung berbalik kaget lalu menunduk. Apa yang terjadi? Siapa yang datang? Tunggu di episode selanjutnya….. di blognya mbak diana ya…



Baca Episode Selanjutnya Sinopsis Drama Korea Defendant Episode 12