.

Sinopsis Saimdang Light's Diary Episode 13

Sinopsista.Com - Sinopsis Drama Korea Saimdang Light's Diary Episode 13

Drama Korea Saimdang Light's Diary



Baca Episode Sebelumnya Sinopsis Drama Korea Saimdang Light's Diary Episode 12



Sinopsis Drama Korea Saimdang Light's Diary Episode 13


Siang itu, di sekolah Junbu sebuah pengungumuman diberikan oleh Guru besar. Hyun Ryong mendapat peringkat pertama. Dia sangat senang mendapat kabar itu dari gurunya. Namun, peraih juara sebelumnya, anak Min Chi Hyung merasa iri dengan prestasi yang diraih Hyun Ryong.


Ketika istirahat dia menghampiri Hyun Ryong dan merobek pengunguman yang diberikan oleh guru kepada Hyun Ryong. Mereka pun bertengkar. Hyun Ryong terbawa emosi dan memukul anak Min Chi Hyun.

Tanpa disadari Hwiendang, istri Min Chi Hyung sedang berada di sekitar sekolah dan mengetahui kejadian itu. Tanpa mendengar penjelasan yang terjadi di antara keduanya, dia menghakimi Hyun Ryong dengan menampar anak itu.

Baik guru maupun petugas sekolah tidak dapat menghentikan tindakan wanita itu. Wajah Hyun Ryong memerah, dia menangis menahan sakit. Hingga sesampainya di rumah dia tak sanggup memberi tahu ibunya karena takut mengecewakan ibunya.

Akhirnya dia menangis di samping rumah dan terdengar oleh Ratu yang telah menjadi tetangganya. Ratu pun medekatinya dan menanyakan kejadian yang telah terjadi.

Keesokan harinya, Ratu memanggil Saimdang dan meminjaminya gaun sutra untuk dia pakai dalam pertemuan wali murid. Dari Ratu pula Saimdang mendengar kejadian yang menimpa Hyun Ryong. Dia pun bergegas untuk berdandan dan menuju sekolah Jungbuk.

Sesampainya di sekolah, Saimdang melihat Hyun Ryong yang sangat aktif. Dia sangat senang melihat bakat anaknya namun di sisi lain dia sangat bersedih karena melihat Hyun Ryong terlalu percaya diri dengan ilmu yang dia miliki.

Saimdang pun meninggalkan Hyun Ryong belajar di kelas dan menuju pertemuan wali murid. Di tempat itu, Saimdang dihardik dan dipojokkan karena status sosial yang dia miliki. Dia pun dipaksa untuk mengeluarkan Hyun Ryong.

Akan tetapi, sebuah kecelakaan terjadi. Gaun dari seorang wali murid secara tidak sengaja terkena teh hijau yang dibawa oleh pelayan. Noda yang ditimbulkan dari the itu pun tidak dapat hilang dengan mudah.

Saimdang meminta kuas dan tinta. Dia ingin mengubah noda yang ada pada gaun tersebut menjadi sebuah lukisan. Benar saja, meskipun sudah 20 tahun tidak memegang kuas, Saimdang tetap tidak kehilangan bakatnya. Dia dapat menyelesaikan lukisan itu dengan cepat dan mudah. Semua mata tercengang dengan lukisan yang dibuat oleh Saimdang.  

Dia yang merasa sudah tidak dihargai lagi pun mengumumkan untuk mengeluarkan Hyun Ryong secara sukarela. “Aku tidak ingin membiarkan anakku mendapat pendidikan di lingkungan yang seperti ini,” jelasnya dengan tegas. Saimdang pun meninggalkan ruang pertemuan sembari berterima kasih kepada guru.

Sesampainya di rumah, Saimdang berusaha menjelaskan kepada Hyun Ryong, agar dia memahami maksudnya. “Yang terpenting bukanlah bakat yang kau miliki, tetapi kepribadian yang kau miliki Hyun Ryong,” kata Saimdang sembari mengelus kepala Hyun Ryong dengan penuh kasih sayang.

Sementara itu, Lee Gyeom juga melancarkan strateginya untuk mendekati Raja. Dia memberikan sebuah hadiah kipas yang sangat cantik untuk Raja. Dia juga memberikan lukisan elang sebagai wujud kewaspadaan untuk Raja.

Di tengah-tengah acara berburu Raja seorang pejabat yang bekerja untuk utusan Ming memberi kabar jika Ming kecewa dengan kertas dikirimkan oleh kerajaan. Raja pun mulai menyadari adanya korupsi dalam pembuatan kertas.

Lee Gyeom secara terang-terangan melawan Min Chi Hyun. Dengan berkerja sama dnegan Se Young, pejabat yang bekerja pada utusan Ming dia merencanakan strategi untuk menangkap Min Chi Hyun.

Ketika Lee Gyeom sedang bertemu dengan Se Young, dia mendapat kabar, jika Saimdang telah mengangkat kuasnya lagi. Dia kembali melukis setelah 20 tahun tidak melukis. Dia segera menghampiri tempat dimana lukisan itu disimpan.

Dia ingin sekali memiliki lukisan itu, namun sayang lukisan tersebut telah terjual dengan harga yang sanagt tinggi. Meskipun demikian, mengetahui Saimdang telah melukis lagi itu sudah cukup. Hal itu sudah mampu membuat Lee Gyeom mengingat kenangan-kenangan indah bersama Saimdang.

Di lain sisi Hwiendang merasa sangat marah, melihat Lee Gyeom yang masih mencari lukisan Saimdang. Meskipun dia berhasil membeli lukisan Saimdang, namun masih belum cukup baginya. Dia membakar lukisan Saimdang dengan tangannya sendiri.


Apakah Saimdang sudah berhasil mengatasi rasa traumanya? Apakah Lee Gyeom mampu membongkar korupsi yang dilakukan oleh Min Chi Hyun? Temukan jawabannya dalam synopsis episode berikutnya ya…


Baca Episode Selanjutnya Sinopsis Drama Korea Saimdang Light's Diary Episode 14