.

Sinopsis Saimdang Light's Diary Episode 14

Sinopsista.Com - Sinopsis Drama Korea Saimdang Light's Diary Episode 14

Drama Korea Saimdang Light's Diary



Baca Episode Sebelumnya Sinopsis Drama Korea Saimdang Light's Diary Episode 13



Sinopsis Drama Korea Saimdang Light's Diary Episode 14



Hwiendang membakar lukisan Saimdang dengan amarahnya. Kata-kata Saimdang masih saja terngiang-ngiang di telinganya. “Dari luar mungkin kau nampak seperti kupu-kupu yang indah namun di dalam kau tetaplah sebuah kepompong,” Hwiendang membakar habis lukisan Saimdang.

Dia pun beranjak dari tempatnya dan menyusun rencana untuk mengganggu Lee Gyeom. Dia menyamar sebagai seorang seniman untuk dapat masuk ke Biikdang. Dia menari dan menjadi pembicaraan semua orang di Biikdang.

Dia mulai mendekati Se Young untuk mencari informasi mengenai utusan dari Ming yang akan tiba ke Joseon. Namun, tak banyak yang dia dapat dari pria itu. Se Young mampu menjaga rahasia rencananya dengan Lee Gyeom.

Keesokan harinya, Min Chi Hyun mencoba untuk menyuap utusan dari Ming. Akan tetapi, uang dari Min Chi Hyun secara terang-terangan dilemparkan kembali oleh penjaga rumah utusan dari Ming. Secara bersamaan Lee Gyeom datang ke tempat tersebut.

Lain halnya dengan Min Chi Hyun, Lee Gyoem mendapat sambutan yang berbeda dari utusan Ming. Dia diperkenankan untuk masuk dan bertemu dengan utusan dari Ming. Lee Gyeom bahkan berhasil membujuk utusan dari Ming untuk menunda deadline untuk membuat kertas Goryeo.

Raja sangat senang mendengar Lee Gyeom dapat membujuk utusan dari Ming. Raja semakin mempercayai Lee Gyeom dan mendukung pembongkaran kasus korupsi yang dilakukan oleh Min Chi Hyun.

Sementara itu, Saimdang seolah mendapat harapan baru dari pengunguman lomba membuat kertas Goryeo. Ketika perjalana pulang, dia bertemu dengan Lee Gyeom. Lee Gyeom menemuinya dengan membawakan seikat bunga dan sebuah kertas Goryeo sebagai contoh.

Saimdang semakin bersemangat membuat kertas Goryeo. Dia bahkan berencana untuk ke kuil Unpyeonsa untuk menemukan rahasia kertas Goryeo. Sebelumnya, dia pulang ke rumahnya untuk berpamitan dengan keluarganya.

Sesampainya di rumah, dia bertemu dengan suaminya. Pria itu nampak bahagia ketika berkumpul dengan anak-anaknya. Ternyata dia membawa kabar gembira untuk keluarganya. Dia mendapat mandat untuk menjadi pejabat tingkat 7 di kantor penerjemah.

Pekerjaan yang sudah lama dia impikan bersama keluarganya. Kebahagiaan itu, tidak serta merta datang dengan kebetulan. Dia mendapat pekerjaan itu dari Lee Gyeom. Lee Gyeom merasa terharu dengan certia Hyun Ryong yang berkecil hati, karena ayahnya tidka mempunya pekerjaan.

Namun, baik Saimdang maupun keluarganya tidak mengetahui niat baik Lee Gyeom itu. Mereka sudah cukup senang mendengar kepala keluarga mereka tidak menganggur lagi.

Keesokan harinya, Saimdang bergegas menuju Unpyeonsa. Ditemani dengan pembuat kertas Goryeo dia menuju Unpyeonsa. Dia berjalan melewati tumpukan salju yang tebal berdua. Yang dia ingat hanyalah keluarganya di rumah dan kebaikan Lee Gyeom selama ini.

Sementara itu, Hwiendang terus saja mencoba berbagai cara untuk mencelakai Saimdang. Dia mendapat informasi jika Saimdang menuju Unpyeonsa. Sepertinya dia merencanakan hal buruk untuk Saimdang.

Di kehidupan masa kini …

Ji Yoon berusaha bangkit dari kesedihannya. Dia menemui Jo Miae, direktur Galeri Seon. Dia ingin menuntut Galeri Seon karena telah memajang lukisan palsu dari Keukamsando Ahnkyun.

Gertakan Ji Yoon langsung menimbulkan reaksi dari Jo Miae. Wanita itu langsung menghubungi Prof. Min agar mengurus Ji Yoon. Tentu saja Profesor Min segera menemui Ji Yoon. Dia mengendus sesuatu yang disembunyikan Ji Yoon.

Berada di rumah Ji Yoon, tanpa sungkan dia memasuki kamar Ji Yoon dan mencoa mencari sesuatu yang disembunyikan Ji Yoon. Namun, belum sempat menemukan yang dia cari, Ji Yoon sudah tiba di rumah.

Ji Yoon berusaha menutupi lukisan Saimdang yang ada di lemarinya. Dengan bantuan ibu mertuanya dia pun segera mengusir Profesor Min keluar dari rumahnya.

Sesegera mungkin dia melihat lukisan Saimdang yang tersimpan di lemarinya. Dia menemukan lukisan tersebut terkelupas. Seperti ada lukisan yang tersimpan di dalam lukisan tersebut. Dia pun bergegas menghubungi teman-temannya untuk melakukan penyelediki lukisan tersebut.

Namun, semua gerak-gerik Ji Yoon diamati oleh murid dari Profeseor Min, bahkan ketika Saimdang mencari minyak Taffy untuk memisahkan kertas yang ada dalam lukisan tersebut.

Professor Min yang mendengar Ji Yoon mencari minyak Taffy pun langsung menuju klub tempat Ji Yoon bersembunyi. Di tempat itu, Saimdang dan teman-temannya berhasil memisahkan lukisan Saimdang dengan kertas yang melapisinya.

Tanpa disadari, mereka menemukan penemuan yang sangat luar biasa. Sebuah lukisan pemandangan dengan setempel Ahnkyun. Yang membuktikan bahwa lukisan tersebut adalah lukisan Keukamsando Ahnkyun.

Senyum dan harapan mulai tergurat di wajah mereka bertiga. Seolah mereka menemukan secercah harapan untuk memulihkan nama baik Ji Yoon dan dapat menuntut galeri Seon sekaligus Profesor Min.


Apakah Saimdang mampu menemukan rahasia pembuatan kertas Goryeo? Akankah dia selamat dari rencana jahat Hwiendang? Dan apakah Ji Yoon mampu menyembunyikan lukisan KeukamsandoAhnkyun dan berhasil menuntut Profesor Min? Temukan jawabannya di synopsis episode berikutnya ya… 



Baca Episode Selanjutnya Sinopsis Drama Korea Saimdang Light's Diary Episode 15