.

Sinopsis Saimdang Light's Diary Episode 19

Sinopsista.Com - Sinopsis Drama Korea Saimdang Light's Diary Episode 19

Drama Korea Saimdang Light's Diary


Baca Episode Sebelumnya Sinopsis Drama Korea Saimdang Light's Diary Episode 18



Sinopsis Drama Korea Saimdang Light's Diary Episode 19


Ji Yoon sangat histeris melihat lukisan Keukangsando dibakar di depan matanya oleh Prof. Min. Begitu pula dengan kedua temannya. Belum habis rasa sedihnya Ji Yoon mendapat kabar yang tak kalah menyedihkan dari seseorang.

Dia mendapat telepon dari kantor polisi mengenai suaminya. Suami Ji Yoon dikabarkan mengalami kecelakaan mobil. Setelah pencaharian yang cukup lama, jasad suami Ji Yoon tidak ditemukan, sehingga polisi pun menyatakan suami Ji Yoon meninggal.

Air matanya tak kunjung henti. Dia bahkan tak sanggup mengatakan kenyataan tersebut kepada ibu mertua dan anaknya. Namun, dengan berat hati dia pun akhirnya dapat menceritakan kenyataan tersebut kepada mertuanya.

Ibu mertuanya tak kalah histeris setelah mendengar kabar dari Ji Yoon. Dia berusaha tidak percaya namun, tidak ada bukti yang dapat menguatkan jika anaknya masih hidup. Anak Ji Yoon pun merasa sangat terpukul, bahkan dia mengalami depresi ketika mendengar kematian ayahnya.

Depresi yang dialami anak Ji Yoon pun sangat serius, sehingga dokter menyarankannya untuk pergi ke pedesaan agar dapat menenangkan kondisi anaknya. Mendengar musibah yang bertubi-tubi dari Ji Yoon, ayah Ji Yoon yang berada di pedesaan pun menyarankan agar Ji Yoon dan cucunya sementara tinggal di rumahnya di pedesaan.

Ji Yoon pun mengiyakan saran dari ayahnya, dia segera menuju pedesaan tempat dia dibesarkan dulu. Di tempat tersebut Ji Yoon berusaha menenangkan pikiran dan menyembuhkan mental anaknya.

Sementara itu, di kehidupan masa lalu, bisnis Saimdang telah berkembang pesat. Dia bahkan mampu  menampung dan mempekerjakan beberapa tunawisma yang datang dari luar Joseon.

Tiba-tiba datanglah seorang wanita pemilik kedai minuman yang datang ke pabrik kertas Saimdang dan membaut onar. Wanita itu berusaha memancing emosi pedagang kertas yang sedang menjajakan dagangannya.

Dari balik celah dia melihat Saimdang sedang melukis. Dia begitu terkesima dengan kecantikan Saimdang. Ternyata keonaran yang dia buat hanya untuk memancing Saimdang keluar.

Untung saja Saimdang mempunyai cara yang baik dalam mengendalikan emosinya. Dia pun tidak terpancing dengan ulah wanita tersebut. Dia bahkan memberi wanita itu kertas dengan cuma-cuma, hanya untuk meredam emosi wanita itu.

Ketika malam tiba, Saimdang pun beranjak meninggalkan pabrik kertas Yangyoo dan kembali ke rumahnya. Di perjalanan dia melihat suaminya dari belangkang. Dengan perlahan dia mengikuti suaminya.

Dia sangat terkejut ketika melihat suaminya berbelok ke sebuah kedai dan disambut oleh seorang wanita. Wanita itu adalah wanitayang membuat onar di pabriknya siang tadi. Saimdang pun berdiri di depan pintu kedai tersebut dan mendengar suaminya bermesraan dengan wanita itu.

Tiba-tiba suaminya membuka pintu kamar dan sangat terkejut ketika melihat istrinya berdiri di depan pintu. Saimdang berusaha menahan emosinya. Meskipun dia ingin menghajar wanita dan suaminya itu.

Saimdang memutuskan untuk meninggalkan tempat itu dengan sesak yang memenuhi dadanya. Dia berjalan dengan penuh rasa sedih dan kecewa. Dinginnya malam itu menambah sakit yang ada di dada Saimdang.

Sementara itu Lee Gyeom telah kembali dari petualangannya mengelilinginya dunia. Dia membawakan banyak oleh dan menceritakan pengalamannya kepada para pengunjung Biikdang yang telah lama menunggu kedatangannya.

Di tengah-tengah keasyikan Lee Gyeom menceritakan pengalamannya kepada teman-temannya, datanglah wanita yang telah membesarkan Lee Gyeom. Wanita itu menyindir Lee Gyeom yang tidak kunjung mengunjunginya.

Wanita tua itu juga menawarkan beberapa wanita dari keluarga bagsawan untuk calon istri Lee Gyeom. Tentu saja hal ini pun terasa berat untuk Lee Gyeom. Dia hendak menolak permintaan wanita itu, namun dia tak punya alasan. Namun dia juga tidak bisa menerima perjodohan tersebut, karena hatinya belum beranjak dari Saimdang.



Apakah Saimdang dapat mempertahankan keutuhan keluarganya dan apakah Lee Gyeom menerima perjodohan dari Bibinya? Lalu bagaimanakah kelanjutan kisah Ji Yoon di masa kini? Akankah dia kembali dan membalas dendam kepada Prof. Min? temukan jawabannya di synopsis episode berikutnya ya…



Baca Episode Selanjutnya Sinopsis Drama Korea Saimdang Light's Diary Episode 20